Selasa, 25 Desember 2012
Gejala & Penyebab Penyakit Liver
Pengertian penyakit liver
Liver atau hati merupakan organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup yang memiliki lebih dari 500 fungsi, termasuk menetralkan tubuh dari zat-zat berbahaya yang masuk dari luar tubuh maupun yang terbentuk di dalam tubuh akan dibuang ke hati bersama-sama cairan empedu menuju usus, mengontrol penggumpalan darah serta menghasilkan empedu untuk menguraikan lemak menjadi asam lemak pada proses pencernaan. Selain itu Fungsi hati adalah sebagai tempat pembentukan plasma darah dan zat pembeku darah, sebagai tempat penyimpanan zat-zat mineral, seperti besi, kalium, dan tembaga, penyimpan cadangan air, tempat pembakaran gula dan pembentukan kolesterol.
Liver merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh dan terletak di bagian kanan atas perut yang terdiri atas dua bagian, lobus kiri dan lobus kanan. Lobus kanan lebih besar sekitar 65% dari total volume liver. Organ liver memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan organ lainnya karena organ liver adalah satu-satunya organ dalam tubuh yang dapat memperbaharui diri sendiri. Oleh sebab itu, bila sebagian liver diangkat maka dalam waktu relatif tidak terlalu lama (sekitar 2 minggu) dapat tumbuh kembali keukuran asalnya karena liver sendiri terdiri atas sel-sel kecil yang disebut hepatosit yang berfungsi memproduksi sel-sel baru dalam waktu yang cepat
Pada umumnya liver lebih dikenal sebagai penyakit yang berhubungan dengan organ hati atau biasa juga disebut sebagai hepatitis. Seperti yang kita ketahui bahwa hepatitis adalah peradangan pada hati ini bisa terjadi karena mengkonsumsi toxin yang terbawa oleha bahan makanan, obat-obatan yang banyak mengandung bahan kimia atau bisa juga disebabkan oleh suatu agen infeksi (virus) atau karena keracunan. Penyakit liver ini dapat dibedakan menjadi dua bagian tergantung berapa lama penderita mengidap penyakit ini. jika seorang penderita menderita hepatitis kurang dari 6 bulan maka disebut hepatitis akut dan jika penyakit tersebut selama 6 bulan lebih maka disebut hepatitis kronis.
Penyebab penyakit liver
Secara umum penyebab penyakit liver dapat disebabkan oleh kondisi berikut ini :
Adanya kelainan hati yang merupakan bawaan sejak lahir atau pada saat kelahiran.
Adanya gangguan dan kelainan pada proses metabolisme
Infeksi virus atau bakteri (hepatitis A, hepatitis B, atau hepatitis non-A dan non-B).
Obat-obat tertentu yang merupakan racun bagi hati.
Kekurangan gizi atau nutrisi
Terinfeksi racun, seperti jamur aflatoxin, vinyl chloride, anabolic steroids, dan arsenic
Ketergantunga alkohol dan zat adiktif lainnya.
Kecanduan dan kebiasaan merokok juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab
Gejala penyakit Liver
Berikut ini adalah gejala penyakit liver yang biasa dialami dan terlihat pada penderita penyakit liver :
Kulit dan selaput putih mata yang mungkin akan berubah warna menjadi kuning, Gejala ini biasa dikenal sebagai penyakit kuning. Warna kuning timbul disebabkan oleh cairan empedu yang berlebihan kadarnya dalam darah.
Sering muntah dan kehilangan selera makan.
Mudah depresi
Sering merasakan nyeri pada bagian kanan atas perut
Badan gampang lelah dan terasa sakit (malaise)
Urin berwarna cokelat pekat seperti teh
Warna tinja / feces pucat
Kehilangan berat badan dengan cepat
Kadar gula darah rendah (Hipoglikemia)
Gairah seks menurun
Terjadinya pembesaran pada pembuluh vena (varises)
Tutorial Menggunakan Windows 8 | 50 Tips dan Trik Penggunaan Windows 8 - Bagian 2 (Cara Menampilkan Start Menu pada Windows 8)
sering.info - Windows 8 telah resmi dirilis, tetapi banyak pengguna yang bingung cara menggunakannya. Banyak media yang mengungkapkan kesulitan penggunaannya. Ini mungkin karena terbiasa dengan windows 7 kali ya!!!. Di forum-forum banyak yang menanyakan hal seperti ini: Start menu-nya kok gak ada? Gimana nih cara menggunakan windows 8?Nah, berikut kami ulas bagaimana cara dan tips menggunakan windows 8 yang kami rangkum dari techradar.com. So.. apa saja sih yang perlu kita ketahui dari windows 8?
1. Lock Screen
Saat Windows 8 terbuka yang mula-mula terbuka adalah lock screen atau layar kunci, yang terlihat mempesona tapi sayangnya tidak menampilkan petunjuk tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Nah, untuk memulai, tekan tombol spasi, atau putar roda mouse anda atau kalau device anda support touchscreen gesek aja pada layar sentuh untuk menampilkan layar login reguler dengan nama pengguna yang Anda buat saat instalasi. Masukkan password Anda untuk memulai.
2. Tombol Navigasi Dasar
Windows 8 diluncurkan dengan tampilan antarmuka yang baru, semuanya berwarna-warni dengan sentuhan aplikasi yang sekilas mirip dengan tampilan iPad dan Android. Dan jika Anda menggunakan tablet maka penggunaannya semakin mudah, hanya menggeser ke kiri atau ke kanan untuk menggulung layar, dan tekan setiap apps yang menarik. Pada komputer desktop biasa, anda bisa memutar roda mouse untuk menggulir ke belakang dan ke depan.
Dan Anda juga dapat menggunakan keyboard. Tekan tombol Home atau End untuk melompat dari satu ujung layar Start Anda yang lain, kemudian gunakan tombol kursor untuk memilih apps tertentu, tekan Enter untuk memilihnya. Tekan tombol Windows untuk kembali ke layar Start, klik kanan (atau geser di atas) aplikasi anda dan drag dan drop apps lain untuk mengatur apps apa yang anda inginkan.
3. Kelompok Applikasi
Aplikasi yang ditampilkan dilayar awalnya ditampilkan dalam urutan acak, tetapi jika Anda lebih suka yang lebih terorganisir maka anda bisa dengan mudah untuk menyortir apps tersebut ke dalam kelompok-kelompok sesuai yang anda inginkan.
Misalnya, Anda ingin apps People, Mail, Messaging dan Calendar ke sisi kiri untuk membentuk sebuah kelompok terpisah. Klik icon 'minus' di sudut kanan bawah layar untuk zoom out dan sekarang Anda akan dapat men-drag dan drop kelompok baru (atau apapun yang lain) sekitar sebagai blok.
4. Akses Menu Cepat
Klik kanan di sudut kiri bawah (atau tahan tombol Windows dan tekan X) untuk mengakses menu-menu berikut: Device Manager, Control Panel, Windows Explorer, dan kotak pencarian .
5. Dimanakah pengganti Start Menu?
Ini adalah pertanyaan yang paling sering di tanyakan oleh pengguna windows 8, karena di windows 8 ini tombol start menu dihilangkan.Nah, sebagai penggantinya adalah cukup tahan tombol Windows dan tekan Q atau klik kanan bagian kosong dari layar Start atau geser jari Anda ke atas dari bagian bawah layar dan pilih 'All Apps' bagi pengguna layar sentuh untuk menampilkan daftar dari semua aplikasi yang terpasang.
6. Akses Mudah
Jika ada aplikasi yang Anda gunakan sepanjang waktu, maka Anda tidak perlu mengaksesnya melalui sistem pencarian. Pin saja ke layar Start dan itu anda akan dengan mudah mengakses dari situ.
Mulailah dengan mengetik bagian dari nama aplikasi Anda. Untuk mengakses Control Panel, misalnya, ketik 'Control'. Klik kanan ubin 'Control Panel' di layar Cari Apps, dan 'Pin to Start' klik. Jika Anda menggunakan layar sentuh, tekan dan tahan ikon, kemudian mengibaskan ke bawah dan pilih 'Pin to Start'.
Sekarang tekan tombol Windows, gulir ke kanan dan Anda akan melihat apps Control Panel di ujung. Drag dan drop ini ke kiri di suatu tempat jika Anda ingin lebih mudah diakses, kemudian klik ubin untuk membuka desktop bersama dengan jendela Control Panel, dan tekan tombol Windows untuk mengembalikan Anda ke layar Mulai ketika Anda dilakukan.
7. Bagaimana cara men-shuttingdown windows 8?
Untuk mematikan Windows 8, anda cukup memindahkan kursor mouse ke sudut kanan bawah layar, klik ikon Settings, atau juga bisa dengan tahan tombol Windows dan tekan tombol I pada keyboard - dan Anda akan melihat tombol power. silahkan dipilih mau 'Shut Down' atau 'Restart'.
Dan jika Anda berada di desktop, tekan Alt + F4 dan Anda akan dapat memilih 'Shut Down', 'Restart', 'Sign Out' atau opsi 'Pindah Pengguna'.
8. Apps Bar
Windows 8 tampil dengan gaya yang lebih sederhana daripada gaya lama applet Windows, yang berarti siap katakan selamat tinggal pada menu, toolbar yang kompleks, dan standar antarmuka banyak. Biasanya akan ada beberapa pilihan yang tersedia pada App bar, jika Anda tidak yakin apa yang harus dilakukan, klik kanan bagian kosong dari layar atau tekan Windows + Z atau gulir cepat jari Anda ke atas dari bawah layar untuk melihat lebih dekat.
9. Menampilkan Aplikasi yang sedang berjalan
Jika pada windows XP/7 kita bisa melihat aplikasi apa saja yang sedang kita buka, di windows 8 itu tidak terlihat. Untuk mengetahui aplikasi yang sedang kita jalankan, tekan tombol Alt + Tab pada keyboard.
Menekan tombol Windows dan menekan Tab menampilkan panel di sisi kiri layar dengan aplikasi Anda berjalan. (Untuk melihat ini dengan mouse, memindahkan kursor ke sudut kiri atas layar, tunggu sampai thumbnail dari satu aplikasi muncul, lalu tarik ke bawah.)
Dan tentu saja Anda selalu dapat menekan Ctrl + Shift + Esc untuk melihat semua aplikasi Anda berjalan di Task Manager, jika Anda tidak keberatan (atau benar-benar perlu) detail teknis tambahan.
10. Bagaimana Cara menutup aplikasi?
Windows 8 tidak memiliki tombol close, tapi ini bukan masalah. Aplikasi tersebut ditangguhkan ketika Anda beralih ke aplikasi yang lain sehingga aplikasi yang berjalan akan diminimize dan ini akan membuat kinerja prosesor semakin ringan pada sistem Anda.
Jika Anda ingin menutup sebuah aplikasi pula, meskipun, pindahkan kursor mouse ke bagian atas layar. Ketika ternyata dari pointer mouse biasa dengan ikon tangan, tahan tombol kiri mouse dan tarik ke bawah layar. App Anda harus menyusut ke thumbnail yang Anda dapat menyeret layar untuk menutupnya.
Pada komputer Desktop cukup menekan Alt + F4 untuk menutup langsung aplikasi yang sedang berjalan.
Dan ketika semuanya gagal kemudian tekan Ctrl + Shift + Esc untuk memulai Task Manager, klik kanan sesuatu dalam daftar Apps dan pilih End Task. Hati-hati, meskipun, dekat sesuatu yang tidak seharusnya dan sangat mudah untuk crash atau mengunci PC Anda.
11. Menguasai Internet Explorer di Windows 8
Klik menu Internet Explorer dari menu bar dan Anda akan mendapatkan versi layar penuh tanpa toolbar, menu atau sidebars.
Klik kanan bagian kosong dari halaman atau gulir cepat jari Anda turun dari atas layar, dan Anda akan menemukan pilihan untuk membuat dan beralih di antara tab, serta tombol Refresh, modul 'Cari' dan kemampuan untuk pin jalan pintas Internet ke halaman Start. Klik ikon kunci pas dan 'Lihat pada desktop' pilih untuk membuka versi desktop penuh dari Internet Explorer.
12. Menjalankan dua aplikasi secara berdampingan
Windows 8 menyebutnya "immersive" aplikasi, yang pada dasarnya berarti mereka menjalankan layar penuh - tapi ada cara untuk melihat dua sekaligus. Geser dari kiri dan aplikasi terakhir yang Anda gunakan akan berubah menjadi thumbnail, drop ini dan satu menampilkan aplikasi di panel sidebar sementara app saat Anda mengambil sisa layar. Dan Anda kemudian dapat menukar ini dengan menggeserkan lagi.
13. Memeriksa ejaan
Windows 8 memiliki spellcheck yang relevan, yang terlihat seperti dalam Microsoft Office. Membuat kesalahan dan garis merah bergelombang akan muncul di bawah kata tap atau klik kanan ini untuk melihat kata-kata alternatif yang disarankan, atau menambahkan kata ke kamus Anda sendiri jika Anda inginkan.
14. Run as Administrator
Beberapa program membutuhkan Anda untuk menjalankan dengan hak Administrator. Menu konteks lama tidak tersedia untuk aplikasi mulai disematkan layar, tapi klik kanan salah satu, dan jika itu sesuai untuk aplikasi ini, maka Anda akan melihat Jalankan Sebagai pilihan Administrator.
15. Membuat Tampilan app besar kecil
Anda akan melihat bahwa beberapa aplikasi Windows 8 memiliki tampilan kecil, sementara yang lain memiliki tampilan besar yang mengambil ruang dari dua ubin. Mengklik kanan pada ubin 8 Mulai layar Windows app akan menampilkan pilihan yang relevan. Jika ini adalah salah satu ubin yang lebih besar, memilih 'kecil' akan menguranginya menjadi setengah ukuran, membebaskan beberapa layar real Mulai berharga.
16. Uninstall dengan mudah
Jika Anda ingin menghapus sebuah aplikasi yang tidak terpakai, pilih 'unpin from Start'. Ubin akan hilang, tetapi jika Anda berubah pikiran maka Anda selalu dapat menambahkannya lagi nanti. (Mencari aplikasi, klik kanan, 'Pin to Start' pilih.)
Atau, jika Anda yakin Anda tidak akan pernah ingin menggunakan sebuah aplikasi lagi, pilih 'Uninstall' untuk menghapus sepenuhnya. (lihat gambar, yang kami lingkari dengan warna merah).
17. Privasi
Perlu diingat bahwa dengan default Windows 8 aplikasi dapat menggunakan nama Anda, lokasi dan gambar akun. Jika Anda tidak senang dengan itu, itu mudah berubah. Tekan Win + I, klik Pengaturan advance pilih Privasi dan klik tombol yang relevan untuk menonaktifkan rincian apapun Anda lebih suka tidak berbagi.
Mengenal Penyebab Dan Gejala Demam Berdarah
DBD merupakan bentuk dengue yang mengancam jiwa manusia. Masih banyak orang yang terkecoh dan keliru karena tidak memahami gejala demam berdarah. Beberapa orang menganggap penyakit ini seperti flu biasa. Ini yang seringkali membuat sikap menunda-nunda pemeriksaan ke dokter dan akhirnya berujung pada kematian.
Salah satu pembawa utama DBD adalah nyamuk Aedes aegypti. Spesies ini umum terdapat di daerah tropis dan subtropis di seputar dunia. Nyamuk Aedes aegypti berkembang pesat di daerah-daerah yang padat penduduk. Mengendalikan nyamuk tersebut merupakan salah satu kunci untuk mengendalikan penyakit dan gejala demam berdarah.
Pengendalian nyamuk dalam skala seluas dunia bukan hal yang mudah. Tetapi pengendalian nyamuk Aedes aegypti bisa meminimalisir penyakit dan gejala demam berdarah. Akan tetapi, ada hal-hal yang harus dilakukan untuk membantu mengurangi risiko di sekitar rumah. Nyamuk betina bertelur di air. Larva-larva dapat berkembang dalam wadah apa pun yang dapat menampung air selama kira-kira seminggu, misalnya ban bekas, kaleng bekas, botol, atau sisa-sisa tempurung kelapa. Menyingkirkan wadah-wadah semacam itu berarti melenyapkan tempat-tempat pembiakan nyamuk. Selain itu, disarankan agar ember atau perahu dijungkirkan. Menyingkirkan air yang tergenang pada talang air juga membantu.
Apa yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak penyakit ini? Bila gejala demam berdarahsudah terlihat,seperti bercak-bercak merah atau rasa nyeri pada otot dan persendian atau di belakang mata, hendaknya segera meminta nasihat dokter agar segera dilakukan tindakan pencegahan.
Dokter mungkin akan mengadakan uji darah. Dengue yang tidak menyebabkan perdarahan mungkin hanya membutuhkan perawatan sederhana. Tetapi, jika pengujian menunjukkan gejala demam berdarah positif, kemungkinan besar dokter akan merekomendasikan agar cairan tubuh dikelola secara saksama. Ini mungkin mencakup penggunaan oralit, seperti untuk penanganan diare, atau, pada kasus yang lebih kritis, penggantian cairan melalui infus dengan larutan Ringer, larutan garam, atau lainnya. Dalam menangani kasus renjatan, boleh jadi dokter menganjurkan jenis pengobatan tertentu untuk meningkatkan tekanan darah dan memulihkan jumlah keping darah.
Berikut gejala demam berdarah :
-demam tinggi mendadak
-sakit kepala yang hebat
-nyeri di balik mata
-nyeri pada persendian dan otot
-pembengkakan kelenjar getah bening
-bercak-bercak merah
-kelelahan
Gejala yang lebih spesifik :
-ambruk mendadak
-pendarahan kulit
-pendarahan secara umum
-kulit dingin dan berkeringat dingin
-gelisah
-renjatan dengan denyut nadi lemah
Flu burung: gejala, penularan & pencegahannya!
Berikut akan disampaikan gambaran terjadinya flu burung pada manusia: gejala, cara diagnosisnya, penanganan, dan pencegahannya.
GEJALA
Gejala flu burung pada dasarnya sama dengan flu biasa. Laporan dari kasus yang terjadi tahun 1999 menunjukkan adanya variasi gejala berupa:
* Demam sekitar 39 derajat Celsius
* Batuk
* Lemas
* Sakit tenggorokan
* Sakit kepala
* Tidak nafsu makan
* Muntah
* Nyeri perut
* Nyeri sendi
* Diare
* Infeksi selaput mata (conjunctivitis)
* Dalam keadaan memburuk, terjadi severe respiratory distress, yakni sesak napas hebat, kadar oksigen rendah sementara kadar karbondioksida meningkat. Ini terjadi karena infeksi flu menyebar ke paru-paru dan menimbulkan radang paru-paru (pneumonia)
Pengalaman tahun 1997 di Hongkong juga menunjukkan gejala: demam, batuk pilek, sakit tenggorokan, muntah, dan keluhan pusing.
Namun, data dari Vietnam di tahun 2004 menunjukkan gejala berbeda. Pasien tidak mengeluh sakit tenggorokan atau pilek. Juga tak ada keluhan radang selaput mata. Separuh pasien malah menderita diare dengan tinja yang cair.
FAKTOR RISIKO
Setelah mengenali gejalanya, biasanya akan dicari informasi mendalam tentang faktor risiko yang ada: Apakah yang bersangkutan bekerja di peternakan atau habis berkunjung ke pasar ayam dan lain-lain. Juga akan ditanya penyakit-penyakit lain yang mungkin akan memperburuk keadaan, seperti penyakit paru atau jantung, adanya riwayat alergi, dan sebagainya. Setelah itu dilakukan pemeriksaan fisik untuk melihat langsung keadaan pasien, dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium dan juga rontgen dada untuk melihat ada tidaknya gambaran pneumonia.
PENULARAN
Penularan dari unggas ke manusia terjadi lewat kontak air liur dan kotoran unggas. Kontak itu terjadi lewat sentuhan langsung atau juga melalui kendaraan yang mengangkut hewan-hewan itu. Juga termasuk kandang, alat-alat peternakan, pakan ternak, pakaian, sepatu para peternak.
Unggas yang sudah dimasak tidak akan menularkan flu burung ke manusia sebab virus itu akan mati dengan pemanasan 80 derajat lebih dari satu menit. Selama ini kita selalu menggoreng ayam dengan suhu di atas 80 derajat dan lebih dari satu menit. Jadi pasti aman.
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Pada dasarnya dilakukan untuk menilai keadaan kesehatan pasien dan juga untuk mendeteksi bakteri/virus apa yang menyerang pasien tersebut. Pemeriksaan untuk menilai keadaan kesehatan antara lain dengan menilai kadar leukosit, fungsi hati, fungsi ginjal, dan yang penting juga analisis gas darah arteri.
Pada pemeriksaan ini, antara lain, akan dapat diketahui berapa kadar oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) di darah pasien. Kalau oksigennya rendah, nilai normalnya berkisar 85-95 mmHg, dan atau karbondioksidanya tinggi, nilai normalnya 35-45 mmHg, maka dapat terjadi keadaan gawat napas. Dari data yang ada, sebagian besar pasien flu burung meninggal karena gawat napas akut ini.
Upaya menemukan virus flu burung dapat dilakukan dengan pemeriksaan serologi untuk menilai respons antigen antibodi dan atau mengisolasi virusnya sendiri. Pada kasus flu burung juga dapat dijumpai peningkatan titer netralisasi antibodi dan dapat pula dilakukan analisis antigenik dan genetik, antara lain untuk mengetahui apakah sudah ada mutasi dari virus tersebut.
Kedua pasien di Hongkong (tahun 1999) menjalani pemeriksaan ELISA (enzyme link immuno sorbent assay), cairan saluran hidung tenggorok. Ternyata positif influenza A. Pada kedua kasus ini juga dilakukan kultur pada cairan saluran hidung tenggorok yang menunjukkan positif influenza A (H9N2).
Pada kasus yang terjadi di Hongkong (tahun 1997), diagnosis infeksi virus H5N1 dipastikan dengan ditemukannya virus. Lokasi diisolasinya virus ini ada pada usap tenggorok, cairan yang diisap dari trakea, aspirat saluran hidung tenggorok, dan ada pula virus yang ditemukan dari cairan bronko alveolar yang didapat dengan pemeriksaan bronkoskopi (memasukkan alat ini ke paru pasien).
OBAT YANG DIBERIKAN
Obat yang diberikan dapat bersifat simtomatik, sesuai dengan gejala yang ada. Bila batuk, pasien dapat diberi obat batuk; kalau sesak dapat diberi obat jenid bronkodilator untuk melebarkan saluran napas yang menyempit. Selain itu, dapat pula diberikan obat antivirus seperti amantadine dan oseltamivire. Kalau keadaan pasien terus memburuk, bukan tidak mungkin perlu dipasang alat ventilator untuk membantu pernapasannya.
PENCEGAHAN
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, secara umum prinsip-prinsip kerja yang higienis, seperti:
* Mencuci tangan dan menggunakan alat pelindung diri -merupakan upaya yang harus dilakukan oleh mereka yang kontak dengan binatang, baik dalam keadaan mati, apalagi ketika hidup.
* Karena telur juga dapat tertular, maka penanganan kulit telur dan telur mentah perlu dapat perhatian pula.
* Daging unggas harus dimasak sampai suhu 70 derajat C atau 80 derajat C selama sedikitnya satu menit. Kalau kita menggoreng atau merebus ayam di dapur, tentu lebih dari itu suhu dan lamanya memasak. Artinya, sejauh ini bukti ilmiah yang ada mengatakan bahwa aman mengonsumsi ayam dan unggas lainnya asal telah dimasak dengan baik.
* Pola hidup sehat. Secara umum pencegahan flu adalah menjaga daya tahan tubuh dengan makan seimbang dan bergizi, istirahat dan olahraga teratur. Jangan lupa sering mencuci tangan. Pasien influenza dianjurkan banyak istirahat, banyak minum dan makan bergizi.
Khusus untuk pekerja peternakan dan pemotongan hewan ada beberapa anjuran WHO yang dapat dilakukan:
* Semua orang yang kontak dengan binatang yang telah terinfeksi harus sering-sering mencuci tangan dengan sabun. Mereka yang langsung memegang dan membawa binatang yang sakit sebaiknya menggunakan desinfektan untuk membersihkan tangannya.
* Mereka yang memegang, membunuh, dan membawa atau memindahkan unggas yang sakit dan atau mati karena flu burung seyogianya melengkapi diri dengan baju pelindung, sarung tangan karet, masker, kacamata google, dan juga sepatu bot.
* Ruangan kandang perlu selalu dibersihkan dengan prosedur yang baku dan memerhatikan faktor keamanan petugas.
* Pekerja peternakan, pemotongan, dan keluarganya perlu diberi tahu untuk melaporkan ke petugas kesehatan bila mengidap gejala-gejala pernapasan, infeksi mata, dan gejala flu lainnya.
* Dianjurkan juga agar petugas yang dicurigai punya potensi tertular ada dalam pengawasan petugas kesehatan secara ketat. Ada yang menganjurkan pemberian vaksin influenza, penyediaan obat antivirus, dan pengamatan perubahan secara serologi pada pekerja ini.
SUMBER :
http://indonesiaindonesia.com/f/13820-flu-burung-gejala-penularan-pencegahannya/
GEJALA
Gejala flu burung pada dasarnya sama dengan flu biasa. Laporan dari kasus yang terjadi tahun 1999 menunjukkan adanya variasi gejala berupa:
* Demam sekitar 39 derajat Celsius
* Batuk
* Lemas
* Sakit tenggorokan
* Sakit kepala
* Tidak nafsu makan
* Muntah
* Nyeri perut
* Nyeri sendi
* Diare
* Infeksi selaput mata (conjunctivitis)
* Dalam keadaan memburuk, terjadi severe respiratory distress, yakni sesak napas hebat, kadar oksigen rendah sementara kadar karbondioksida meningkat. Ini terjadi karena infeksi flu menyebar ke paru-paru dan menimbulkan radang paru-paru (pneumonia)
Pengalaman tahun 1997 di Hongkong juga menunjukkan gejala: demam, batuk pilek, sakit tenggorokan, muntah, dan keluhan pusing.
Namun, data dari Vietnam di tahun 2004 menunjukkan gejala berbeda. Pasien tidak mengeluh sakit tenggorokan atau pilek. Juga tak ada keluhan radang selaput mata. Separuh pasien malah menderita diare dengan tinja yang cair.
FAKTOR RISIKO
Setelah mengenali gejalanya, biasanya akan dicari informasi mendalam tentang faktor risiko yang ada: Apakah yang bersangkutan bekerja di peternakan atau habis berkunjung ke pasar ayam dan lain-lain. Juga akan ditanya penyakit-penyakit lain yang mungkin akan memperburuk keadaan, seperti penyakit paru atau jantung, adanya riwayat alergi, dan sebagainya. Setelah itu dilakukan pemeriksaan fisik untuk melihat langsung keadaan pasien, dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium dan juga rontgen dada untuk melihat ada tidaknya gambaran pneumonia.
PENULARAN
Penularan dari unggas ke manusia terjadi lewat kontak air liur dan kotoran unggas. Kontak itu terjadi lewat sentuhan langsung atau juga melalui kendaraan yang mengangkut hewan-hewan itu. Juga termasuk kandang, alat-alat peternakan, pakan ternak, pakaian, sepatu para peternak.
Unggas yang sudah dimasak tidak akan menularkan flu burung ke manusia sebab virus itu akan mati dengan pemanasan 80 derajat lebih dari satu menit. Selama ini kita selalu menggoreng ayam dengan suhu di atas 80 derajat dan lebih dari satu menit. Jadi pasti aman.
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Pada dasarnya dilakukan untuk menilai keadaan kesehatan pasien dan juga untuk mendeteksi bakteri/virus apa yang menyerang pasien tersebut. Pemeriksaan untuk menilai keadaan kesehatan antara lain dengan menilai kadar leukosit, fungsi hati, fungsi ginjal, dan yang penting juga analisis gas darah arteri.
Pada pemeriksaan ini, antara lain, akan dapat diketahui berapa kadar oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) di darah pasien. Kalau oksigennya rendah, nilai normalnya berkisar 85-95 mmHg, dan atau karbondioksidanya tinggi, nilai normalnya 35-45 mmHg, maka dapat terjadi keadaan gawat napas. Dari data yang ada, sebagian besar pasien flu burung meninggal karena gawat napas akut ini.
Upaya menemukan virus flu burung dapat dilakukan dengan pemeriksaan serologi untuk menilai respons antigen antibodi dan atau mengisolasi virusnya sendiri. Pada kasus flu burung juga dapat dijumpai peningkatan titer netralisasi antibodi dan dapat pula dilakukan analisis antigenik dan genetik, antara lain untuk mengetahui apakah sudah ada mutasi dari virus tersebut.
Kedua pasien di Hongkong (tahun 1999) menjalani pemeriksaan ELISA (enzyme link immuno sorbent assay), cairan saluran hidung tenggorok. Ternyata positif influenza A. Pada kedua kasus ini juga dilakukan kultur pada cairan saluran hidung tenggorok yang menunjukkan positif influenza A (H9N2).
Pada kasus yang terjadi di Hongkong (tahun 1997), diagnosis infeksi virus H5N1 dipastikan dengan ditemukannya virus. Lokasi diisolasinya virus ini ada pada usap tenggorok, cairan yang diisap dari trakea, aspirat saluran hidung tenggorok, dan ada pula virus yang ditemukan dari cairan bronko alveolar yang didapat dengan pemeriksaan bronkoskopi (memasukkan alat ini ke paru pasien).
OBAT YANG DIBERIKAN
Obat yang diberikan dapat bersifat simtomatik, sesuai dengan gejala yang ada. Bila batuk, pasien dapat diberi obat batuk; kalau sesak dapat diberi obat jenid bronkodilator untuk melebarkan saluran napas yang menyempit. Selain itu, dapat pula diberikan obat antivirus seperti amantadine dan oseltamivire. Kalau keadaan pasien terus memburuk, bukan tidak mungkin perlu dipasang alat ventilator untuk membantu pernapasannya.
PENCEGAHAN
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, secara umum prinsip-prinsip kerja yang higienis, seperti:
* Mencuci tangan dan menggunakan alat pelindung diri -merupakan upaya yang harus dilakukan oleh mereka yang kontak dengan binatang, baik dalam keadaan mati, apalagi ketika hidup.
* Karena telur juga dapat tertular, maka penanganan kulit telur dan telur mentah perlu dapat perhatian pula.
* Daging unggas harus dimasak sampai suhu 70 derajat C atau 80 derajat C selama sedikitnya satu menit. Kalau kita menggoreng atau merebus ayam di dapur, tentu lebih dari itu suhu dan lamanya memasak. Artinya, sejauh ini bukti ilmiah yang ada mengatakan bahwa aman mengonsumsi ayam dan unggas lainnya asal telah dimasak dengan baik.
* Pola hidup sehat. Secara umum pencegahan flu adalah menjaga daya tahan tubuh dengan makan seimbang dan bergizi, istirahat dan olahraga teratur. Jangan lupa sering mencuci tangan. Pasien influenza dianjurkan banyak istirahat, banyak minum dan makan bergizi.
Khusus untuk pekerja peternakan dan pemotongan hewan ada beberapa anjuran WHO yang dapat dilakukan:
* Semua orang yang kontak dengan binatang yang telah terinfeksi harus sering-sering mencuci tangan dengan sabun. Mereka yang langsung memegang dan membawa binatang yang sakit sebaiknya menggunakan desinfektan untuk membersihkan tangannya.
* Mereka yang memegang, membunuh, dan membawa atau memindahkan unggas yang sakit dan atau mati karena flu burung seyogianya melengkapi diri dengan baju pelindung, sarung tangan karet, masker, kacamata google, dan juga sepatu bot.
* Ruangan kandang perlu selalu dibersihkan dengan prosedur yang baku dan memerhatikan faktor keamanan petugas.
* Pekerja peternakan, pemotongan, dan keluarganya perlu diberi tahu untuk melaporkan ke petugas kesehatan bila mengidap gejala-gejala pernapasan, infeksi mata, dan gejala flu lainnya.
* Dianjurkan juga agar petugas yang dicurigai punya potensi tertular ada dalam pengawasan petugas kesehatan secara ketat. Ada yang menganjurkan pemberian vaksin influenza, penyediaan obat antivirus, dan pengamatan perubahan secara serologi pada pekerja ini.
SUMBER :
http://indonesiaindonesia.com/f/13820-flu-burung-gejala-penularan-pencegahannya/
Gejala Flu Singapura
Flu Singapura telah mewabah sejak awal tahun lalu hingga kini. Ketidaktahuan orang tua terhadap penyakit ini membuat panik dan termakan mitos yang hanya menambah penderitaan anak. Flu Singapura adalah penyakit menular yang disebabkan virus RNA, yang masuk dalam famili picornaviridea dan genus enterovirus. Dalam dunia kedokteran, flu Singapura lebih dikenal sebagai hand, foot and mouth disease (HFMD) atau penyakit kaki, tangan, dan mulut (KTM). Penyakit ini lebih sering disebut dengan nama flu singapura karena pernah mewabah di Singapura, padahal penyakit ini sudah lama ada di Indonesia.
Ketidaktahuan masyarakat awam tentang penyakit ini sering kali membuat orang tua panik. Flu Singapura biasanya melanda balita. Namun, pada sedikit kasus ada anak-anak 6 hingga 10 tahun terkena virus ini juga orang dewasa. Penyakit ini menyerang anak berusia 2 minggu hingga 5 tahun saja. Anak-anak di atas 5 tahun dan dewasa terkena virus ini, jika daya tahan tubuh mereka tengah turun drastis.
Seorang anak terkena flu Singapura ditandai dengan demam tinggi 38 hingga 40 derajat Celsius serta bintik-bintik merah di sekitar kaki, tangan, dan mulut anak. Bintik merah ini ada dua jenis, seperti kaligata dan cacar air. Untuk penyakit flu singapura belum ditemukan obat khusus yang bisa membasmi virus ini.
Penyakit ini akan sembuh sendiri, tanpa diobati sekalipun. Pemberian obat dilakukan untuk meringankan rasa sakit dari anak, seperti sulit menelan dan mempercepat proses pengeringan pada bentol-bentol merah seperti cacar. Obat yang paling ampuh adalah istirahat total. Namun, jika kondisi kesehatan anak terus turun dan anak tidak mau makan, maka wajib dibawa ke dokter.
Proses penyembuhan flu Singapura biasanya memakan waktu hingga 7 hari, bahkan lebih. Tidak ada makanan yang harus dipantang dan anak harus tetap mandi. Selama 7 hari itu juga anak yang terkena virus ini dilarang bermain dengan teman sebayanya. Jika tidak, virus ini akan mudah pindah ke anak-anak lainnya. Penyebaran virus flu Singapura sangat mudah dan cepat, terutama saat musim panas atau kemarau. Penularannya biasanya dari kontak langsung dari orang ke orang, udara, air liur, tinja, cairan dari vesikel dan ekskreta. Jika seorang anak terkena virus ini, masa inkubasinya sekitar 2 hingga 5 hari.
Mitos dan Fakta Seputar Flu Singapura
1.Anak yang terkena flu Singapura dilarang mandi. Faktanya, anak harus bersih dengan cara mandi agar mempercepat proses penyembuhan.
2.Anak yang terkena flu Singapura harus memakai bedak, agar bentol-bentol di tubuhnya cepat hilang. Faktanya, bedak bisa mengendap pada luka-luka, seperti cacar air yang bisa memperlambat proses penyembuhan.
3.Terkena angin bisa memperparah anak yang terkena flu Singapura. Faktanya, embusan angin tidak akan memperparah kondisi kesehatan anak, tapi bisa menularkan flu ini kepada orang lain.
1.Anak yang terkena flu Singapura dilarang mandi. Faktanya, anak harus bersih dengan cara mandi agar mempercepat proses penyembuhan.
2.Anak yang terkena flu Singapura harus memakai bedak, agar bentol-bentol di tubuhnya cepat hilang. Faktanya, bedak bisa mengendap pada luka-luka, seperti cacar air yang bisa memperlambat proses penyembuhan.
3.Terkena angin bisa memperparah anak yang terkena flu Singapura. Faktanya, embusan angin tidak akan memperparah kondisi kesehatan anak, tapi bisa menularkan flu ini kepada orang lain.
Pencegahan Penularan Hepatitis
Jika anda terinfeksi hepatitis B dan C, anda bisa menularkan virus kepada orang lain, sehingga anda perlu mengambil tindakan pencegahan, antara lain :
- Jangan menyumbangkan darah, organ tubuh, atau jaringan lainnya.
- Jangan berbagi barang pribadi anda yang mungkin terkena darah seperti sikat gigi, peralatan gigi, kuku perawatan peralatan, atau pisau cukur.
- Tutup luka untuk menjaga dari penyebaran virus hepatitis.
- Meminta keluarga anda dan orang yang hidup dirumah bersama anda untuk pergi ke dokter. Tes darah sederhana dapat menunjukkan apakah mereka telah terinfeksi virus hepatitis.
Mereka yang tidak terinfeksi harus menerima vaksin hepatitis B
- Hindari seks tanpa kondom, dan minta pasangan anda untuk divaksinasi.
- Membuang barang-barang pribadi yang terkena darah atau cairan tubuh anda yang lain disembarang tempat.
- Cuci tangan anda dengan sabundan air setelah menyentuh darah atau cairan tubuh anda sendiri.
- Jika anda hamil, beritahu dokter anda bahwa anda terinfeksi. Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi HBV harus diberikan HBIG dan vaksin HBV dalam waktu 12 jam kelahiran.
- Beritahu dokter dan dokter gigi bahwa anda memiliki virus hepatitis B
- Jangan mengunyah makanan untuk bayi.
- Jangan menyumbangkan darah, organ tubuh, atau jaringan lainnya.
- Jangan berbagi barang pribadi anda yang mungkin terkena darah seperti sikat gigi, peralatan gigi, kuku perawatan peralatan, atau pisau cukur.
- Tutup luka untuk menjaga dari penyebaran virus hepatitis.
- Meminta keluarga anda dan orang yang hidup dirumah bersama anda untuk pergi ke dokter. Tes darah sederhana dapat menunjukkan apakah mereka telah terinfeksi virus hepatitis.
Mereka yang tidak terinfeksi harus menerima vaksin hepatitis B
- Hindari seks tanpa kondom, dan minta pasangan anda untuk divaksinasi.
- Membuang barang-barang pribadi yang terkena darah atau cairan tubuh anda yang lain disembarang tempat.
- Cuci tangan anda dengan sabundan air setelah menyentuh darah atau cairan tubuh anda sendiri.
- Jika anda hamil, beritahu dokter anda bahwa anda terinfeksi. Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi HBV harus diberikan HBIG dan vaksin HBV dalam waktu 12 jam kelahiran.
- Beritahu dokter dan dokter gigi bahwa anda memiliki virus hepatitis B
- Jangan mengunyah makanan untuk bayi.
Hepatitis Akut dan Kronis
Posted by Gejala Hepatitis
Hepatitis akut adalah penyakit yang timbul dengan cepat, tajam dan menyakitkan. Gejala hepatitis akut lebih menyakitkan tetapi hanya bertahan selama beberapa bulan.
Tergantung pada sistem kekebalan tubuh pasien, gejala-gejala akut berkisar dari ringan sampai gagal hati yang berat. Beberapa jenis virus hepatitis lebih mungkin untuk menciptakan gejala-gejala akut seperti jenis B, sementara jenis C biasanya menginduksi gejala-gejala ringan.
Hepatitis kronis mempunya gejala tidak terlalu parah namun terus dirasakan penderitanya selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Gejala biasanya ringan, tetapi infeksi terus menerus dan terjadi penghancuran jaringan sehingga menyebabkan kerusakan hati yang mengarah ke sirosis, gagal hati, atau kanker hati.
Hepatitis kronis mempunya gejala tidak terlalu parah namun terus dirasakan penderitanya selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Gejala biasanya ringan, tetapi infeksi terus menerus dan terjadi penghancuran jaringan sehingga menyebabkan kerusakan hati yang mengarah ke sirosis, gagal hati, atau kanker hati.
Varises, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bila di kaki Anda terlihat urat-urat halus menyembul di seputar betis belakang, bisa jadi Anda terkena kelainan yang disebutvarises. Kelainan ini terjadi di pembuluh darah balik (vena) yang berfungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh dan kembali ke jantung.
Varises menyebabkan sirkulasi darah menjadi tak lancar, karena terhambat di sekitar betis dan tungkai kaki saat menahan berat tubuh. Selain di bagian kaki, belakangan diketahui bahwa ternyata varises pun bisa terjadi di bagian lengan.
Penyebab varises:
- Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.
- Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.
Pemicu varises :
1. Faktor keturunan
Varises biasanya terjadi saat dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. Varises yang terjadi di usia muda, kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan.
Varises biasanya terjadi saat dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. Varises yang terjadi di usia muda, kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan.
2. Kehamilan
Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani, akibatnya aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat.
Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani, akibatnya aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat.
3. Kurang gerak
Gaya hidup perkotaan yang kurang gerak, menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal.
Gaya hidup perkotaan yang kurang gerak, menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal.
4. Merokok
Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.
Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.
5. Terlalu banyak berdiri
Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri, usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam), tapi tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat, agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.
Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri, usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam), tapi tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat, agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.
6. Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis
Kedua jenis penyakit ini berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang memicu terjadinya varises.
Kedua jenis penyakit ini berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang memicu terjadinya varises.
7. Memakai sepatu hak tinggi
Hak sepatu yang terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah, menjadi tidak maksimal.
Hak sepatu yang terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah, menjadi tidak maksimal.
Gejala terjadinya varises:
- Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal, kaku, panas dan sakit di seputar kaki maupun tungkai. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam, akibat tidak lancarnya aliran darah.
- Mudah kram, meski kaki dalam kondisi santai.
- Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy).
- Perubahan warna kulit (pigmentasi) di seputar mata kaki, akibat tidak lancarnya aliran darah. Kadang diikuti dengan luka di sekitar mata kaki yang sulit sembuh.
- Kaki bengkak (edema) karena adanya pembendungan darah.
- Perubahan pada pembuluh vena luar, misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berkelok-kelok. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis.
Mengatasi Varises:
A. Varises jenis spider navy.
Varises ini tergolong ringan, biasanya akibat suhu yang terlalu panas atau dingin, terpapar sinar matahari terus menerus, sedang hamil, faktor keturunan, kebiasaan makanan sarat rempah dan pedas, serta pengobatan hormonal.
Varises ini tergolong ringan, biasanya akibat suhu yang terlalu panas atau dingin, terpapar sinar matahari terus menerus, sedang hamil, faktor keturunan, kebiasaan makanan sarat rempah dan pedas, serta pengobatan hormonal.
Varises jenis ini bisa terjadi di beberapa tempat, yaitu di wajah, pangkal lengan, paha, daerah lutut, pergelangan kaki dan tumit. Terapi yang digunakan biasanya dengan memakai sinar laser, sehingga pembuluh darah mengering. Ada juga terapi alat listrik dengan memasukkan zat tertentu ke dalam kulit, untuk mengecilkan atau mengerutkan pembuluh darah.
B. Varises dalam kulit.
Varises ini terjadi pada pembuluh vena yang halus dan tipis di dalam kulit bagian kaki. Mengobatinya, dokter memberi obat-obatan yang menguatkan dinding vena dan memperlancar aliran darah, atau menggunakan stocking khusus varises.
Varises ini terjadi pada pembuluh vena yang halus dan tipis di dalam kulit bagian kaki. Mengobatinya, dokter memberi obat-obatan yang menguatkan dinding vena dan memperlancar aliran darah, atau menggunakan stocking khusus varises.
Stocking ini berfungsi menekan pembuluh vena sehingga otot dan dinding vena bisa kembali bekerja maksimal. Stocking mampu mencegah, mengurangi gejala awal, dan rasa sakit penderitanya meski hanya temporer. Jadi, tetap harus minum obat.
C. Varises Reticular Varicose Veins
Ini adalah varises yang lebih parah, karena terjadi di pembuluh vena bawah kulit. Untuk mengobatinya, dokter akan melakukan beberapa tahap:
Ini adalah varises yang lebih parah, karena terjadi di pembuluh vena bawah kulit. Untuk mengobatinya, dokter akan melakukan beberapa tahap:
- Memberi obat yang diminum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah.
- Memberikan suntikan zat iritasi ke dalam pembuluh darah yang rusak atau melebar.
- Obat tersebut akan membentuk jaringan ikat sekaligus menutup aliran darah, sehingga pembuluh darah vena akan menyempit. Darah akan mencari ‘jalan lain’ melalui pembuluh vena yang normal.
- Setelah disuntik, Anda harus menggunakan stocking varises dan tidak boleh menggunakan sepatu hak tinggi.
- Olahraga yang dianjurkan adalah jalan kaki, berenang dan joging, agar otot kaki mampu berkontraksi dengan baik.
D. Varises kronis.
Varises tahap ini akan memperlihatkan pembuluh darah yang berkelok-kelok di betis. Bila suntik tidak membuahkan hasil, maka harus dilakukan pembedahan guna memotong pembuluh vena yang rusak sehingga aliran darah kembali normal.
Varises tahap ini akan memperlihatkan pembuluh darah yang berkelok-kelok di betis. Bila suntik tidak membuahkan hasil, maka harus dilakukan pembedahan guna memotong pembuluh vena yang rusak sehingga aliran darah kembali normal.
Ada berbagai obat-obatan yang harus Anda minum untuk menguatkan dinding vena dan melancarkan peredaran darah.Stocking varises juga harus dikenakan selama beraktivitas, tidak memakai sepatu hak tinggi dan berolahraga dengan melatih gerak otot kaki dan tungkai.
Cara menghindari varises:
- Seusai beraktivitas setiap hari, berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. Bagi yang sudah menderita varises, usahakan tidur dengan posisi seperti ini sepanjang malam. untuk melancarkan peredaran darah ke jantung.
- Lakukanlah yoga setiap hari.
- Jangan berdiri terlalu lama.
- Olahraga rutin untuk melatih otot kaki: jalan santai, jalan cepat; joging, bersepeda, berenang (minimal 30 menit per hari).
- Jangan memijat daerah yang bervarises, karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena. Lakukan pijatan secara ringan namun teratur, di daerah rawan varises dengan arah menuju jantung. Lakukan dengan lembut dan gunakan minyak esensial yang sudah dilarutkan.
- Perbanyak konsumsi sayuran dan buah berserat tinggi dan makanan yang dapat merangsang sirkulasi darah, seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombay, jahe dan cabai merah. Juga makanan yang kaya dengan vitamin B kompleks, vit C, vit E, vit B6, magnesium, asam folat, kalsium dan zinc.
- Kurangi konsumsi gula, garam, daging merah, gorengan, dan protein hewani.
- Sering-sering duduk berselonjor kaki, tungkai dan panggul.
Pengobatan alernatif untuk varises:
- Minum jus campuran wortel, seledri dan peterseli; atau campuran wortel bayam dan ketimun; campuran wortel, bit dan ketimun; campuran wortel, bayam dan seledri atau jus selada air; yang berkhasiat memperlancar sirkulasi darah sekaligus memperkuat dinding pembuluh darah.
- Konsumsi makanan kaya lesitin, seperti kacang kedelai; peterseli, air jahe serta pepermint yang bermanfaat memperlancar sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah.
- Minum teh herbal yang terbuat dari bunga jeruk nipis, mint, ginko biloba dan grape seed (biji anggur).
- Pijat aroma terapi dengan bahan minyak cypress yang berkhasiat merangsang sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah. Pilihan lainnya: minyak lavender, rosemary, mint atau lemon.
- Berendam bergantian di air panas (suhu 41-43 derajat Celcius) dan air dingin (suhu 15 derajat Celcius), masing-masing selama 15-30 detik dan di ulang selama 30 menit, untuk melancarkan peredaran darah serta menguatkan dinding pembuluh darah.
- Atau semprotkan kaki secara bergantian, terutama di daerah betis bagian belakang, dengan air panas dan air dingin seperti di atas.
- Pijat refleksi di ujung saraf telapak kaki dapat membantu membuang tumpukan kristal dari sisa metabolisme di ujung-ujung syaraf, atau lakukan akupunktur dan akupresur di titik-titik tertentu.
Mengatasi kaki lelah:
Bila Anda bekerja terlalu lelah, terutama di bagian kaki seperti kerap menggunakan sepatu berhak tinggi, berjalan jauh atau terlalu berdiri, berhati-hatilah dengan gejala yang mengarah ke varises. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:
Bahan:
- 3 liter air hangat
- 100 gr garam khusus untuk mandi
- 2 sdm minyak almond;
- 5 tetes minyak rosemary dan geranium; 5 tetes daun rosemary dan daun geranium segar beberapa helai (jika ada).
Cara membuat:
- Campur semua bahan jadi satu dan tempatkan di wadah yang cukup untuk merendam kaki.
- Rendam kaki selama 10-15 menit sambil menggosok perlahan telapak kaki dengan garam mandi.
- Bila garam sudah larut, tambahkan kembali.
- Diamkan kaki sampai air menjadi dingin.
- Keringkan kaki, lalu rentangkan kaki lebih tinggi dari posisi tubuh.
- Lakukan relaksasi ini sambil mendengarkan musik lembut, pejamkan mata dan gunakan lampu temaram.
sumber: halohalo.co.id
Gejala Usus Buntu Pada Anak
Penyakit usus buntu disebabkan oleh menipisnya dinding usus buntu sebagai akibat dari pengaruh angin atau gas yang masuk ke dalam usus. Angin atau gas ini seharusnya keliar menjadi kentut, tetapi tidak keluar karena ditahan-tahan. Dengan demikian, angin atau gas kembali ke dalam usus besar dengan kemungkinan sangat kecil untuk dapat keluar. Hal ini mengakibatkan perut menjadi sakit.,
Dengan demikian usus buntu terjadi karena usus buntu kemasukan gas/ angin hasil dari pembusukan dan bukan oleh biji-bijian ke dalam usus (usus buntu) sekalipun bentuk kotorannya seperti biji-bijian.

- Perut bagian bawah terasa sakit sewaktu ditean
- Sakitnya semakin trerasa dari hari ke hari
- Sakitnya tidak tertahankan dan menjalar sampai telapak kaki, sampai tak dapat menggerakkan dan mengangkat kaki kanan.
Peradangan usus buntu jarang terjadi pada anak di bawah usia dua tahun tetapi dapat terjadi pada anak yang lebih besar terutama pada anak remaja.
Posted in Gejala Usus Buntu | Tagged apa itu usus buntu, biaya operasi usus buntu, biaya operasi usus buntu 2010,cara mencegah usus buntu, ciri-ciri penyakit usus buntu, ciri-ciri usus buntu, ciri2 usus buntu, fungsi usus buntu,gambar usus buntu, gejala penyakit usus buntu, gejala usus buntu, gejala usus buntu kronis, letak usus buntu,mencegah usus buntu, operasi usus buntu, pasca operasi usus buntu, tanda usus buntu, usus buntu adalah, usus buntu gejala, usus buntu tanpa operasi | Leave a comment
Gejala Usus Buntu
Pada mulanya setelah usus buntu meradang, mirip dengan sakit maag yakni rasa nyeri di sekitar pusat atau sekitarnya. Rasa nyeri bergantian dengan rasa sakit perut di usus buntunya. Rasa itu biasanya disebabkan oleh radang usus buntu sendiri yang menyebabkan penderita menahan sakit yang luar biasa. Biasanya rasa nyeri itu akan disertai muntah penderita. Pada kasus radang usus itu akan tumbuh sewaktu-waktu antar 2-12 jam kemudian akan beralih pada daerah kanan bawah yang bersifat nyeri atau semakin hebat bila si penderita batuk atau berjalan. Daerah tersebut dikenal sebagai titik Mr. Burney Peneu. Selain dari itu kaki kanan di tekuk hingga lutut dan mengerut makan rasa nyeri di daerah sekitar selangkangan sakitnya sangat hebat.

Jika dokter terlambat memberi dan mengoperasi usus buntu yang meradang itu kemungkinan usus buntu itu sempat pecah. Radang usus buntu yang sempat pecah dapat menyebabkan pertumbuhan dan menimbulkan komplikasi pada organ lain yang bisa berakhir dengan kematian penderita.
Posted in Gejala Usus Buntu | Tagged cara mencegah usus buntu, ciri-ciri usus buntu, gambar usus buntu, gejala penyakit usus buntu, gejala usus buntu, gejala usus buntu kronis, mencegah usus buntu, penyakit usus buntu,penyembuhan usus buntu, sakit usus buntu, tanda dan gejala usus buntu, tanda usus buntu, usus buntu gejala |Leave a comment
Diagnosis Usus Buntu

Biasanya setelah didiagnosis demikian pasien akan bilang kenapa bisa usus buntu, saya tidak makan biji-bijian, tidak makan jambu biji, tapi kok noasa kena usus buntu. Usus buntu tidaklah identik dengan biji-bijian itu hanya salah satu faktor pemicu saja, masih banyak yang lain, lagi pula tidak ada orang yang dengan sengaja makan biji-bijian.
Apendisitis tidak ada hubungan langsung dengan kebiasaan makan jambu biji atau cabai. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan sering minum dan konsumsi banyak serat. Kalau ada kecurigaan nyeri dibagian perut kanan bawah segera bawa ke tenaga medis. Prinsipnya usus buntu kalau eradang harus dioperasisupaya hilang sumber penyakitnya, hilang peradangannya. Kalau sudah menganggu lebih baik dioperasi, sama halnya dengan amandel kalau sudah membahayakan lebih baik dihilangkan.
Penanganan Usus Buntu
Usus buntu akut harus dioperasi, kalau usus buntu kronis bisa direncanakan tapi kalau lagi kambuh tetap harus segera, sama halnya dengan sakit gigi kalau berlubang harus dicabut karena tak ada gunanya dipertahankan. Penatalaksanaan sebagian besar harus dioperasi, dengan metode konvensional atau dilakukan dengan laparoskopi.

Setelah operasi dilakukan, seharusnya tidak akan timbul radang usus buntu lagi karena apendiks atau usus buntunya sudah dibuang (dioperasi). Jika keluhan nyeri perut kanan bawah muncul kembali dan kemudian haris dioperasi kembali, hal itu akibat usus buntu yang dioperasi atau diangkat tidak sampai pangkalnya. Bisa juga akibat abses (kumpulan nanah) di tempat operasi yang lama. Atau bisa jadi kondisi usus disekitar usus buntu rapuh, meradang, dan melengket akibat proses infeksi terdahulu sehingga menimbulkan gangguan sehingga pembedahan kembali.
Untuk meminimalkan komplikasi misalnya pendarahan atau infeksi, operasi dapat dilakukan dengan teknik laparoskopi, selain menghasilkan komplikasi yang minimal, lama rawat juga menjadi lebih singkat.
Jangan takut untuk menghadapi operasi karena pengobatan apendisitis satu-satunya dalah dengan operasi. Sebelum operasi, dokter bedah akan mempersiapkan kondisi pasien sampai layak untuk menjalani operasi, selain itu dokter juga akan memilih teknik operasi yang sesuai dengan kondisi apendisitis yang diderita. Operasi pada tahap awal apendisitis dapat menurunkan kejadian komplikasi.
Posted in Uncategorized | Tagged gejala usus buntu, penanganan usus buntu, penyebab usus buntu, peyakit usus buntu, usus buntu | Leave a comment
Resiko Usus Buntu
Semua orang yang berpeluang mengalami radang usus buntu. Usia juga demikian, anak-anak sampai usia tua berpotensi terkena, meskipun puncak peradangan usus buntu terjadi pada usia remaja-dewasa, antara 20-30 tahun. Begitu jutga dengan jenis kelamin semua bisa kena, tapi bukti ilmiah menyebut laki-laki 1,4 kali lebih besar terkena dibanding perempuan. Hal itu terkait dengan pola makan dan pola kerja, umumnya laki-laki jarang minum, makanya kurang sehat, dan lebih sulit makan sayur.

Menegakkan diagnosis usus buntu, sebenarnya relatif lebih mudah. Secara klinis dokter harus punya kecurigaan, selain itu jika masih ragu dibutuhkan pemeriksaan penunjang biasanya laboratorium. Pemeriksaan urin, kalau yang lain sifatnya hanya memastikan saja, seperti USG, CT Scan, rontgen.
Pemeriksaan fisik yang baik dan atau disertai dengan pemeriksaan penunjang dapat menetapkan diagnosis usus buntu dengan baik.
Pengelolaan usus buntu bertujuan untuk menghentikan peradangan dan memang harus diangkat atau dioperasi. Pilihan operasinya apakah segera atau bisa direncanakan. Hal ini tergantung gejalanya, kalau sumbatannya total harus segera di operasi, kalau sumbatannya tidak total dan tidak mengganggu aktivitas bisa ditunda operasinya, tapi pasti peradangannya akan berulang.
Penyakit Usus Buntu
Usus buntu merupakan bagaian dari usus yang besar, posisinya diujung permukaan usus besar, berbentuk seperti cacing. Semua orang punya usus buntu yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh sama halnya dengan amandel.

Usus buntu yang normal tidak berbahaya, yang berbahaya adalah perdangannya. Radang usus buntu terpicu karena sumbatan di usus butnu. Sumbatan mengakibatkan pembengkakan buntu yang mengakibatkan dinding usus buntu rapuh serta pecah. Awal serangan biasanya nyeri disekitar pusar, bahkan padan banyak kasus menyerupai nyeri dilambung. Lama-lama nyeri muncul didaerah perut kanan bawah . Kualitas nyeri bervariasi dan bergantung dari banyak hal, antara lain apakah pernah minum antibiotik sebelumnya, apakah pernah minum obat penghilang rasa nyeri sebelumnya, letak usus buntu yang meradang dan seberapa parah kondisi usus buntu yang meradang.
Gejala khas atau disebut juga gejala klasik usus buntu biasanya pada tahap awal seperti gejala masuk angin, kembung, begah, disertai mual, tidak nafsu makan, sakit dilambung, lalu 7-12 jam kemudian sakit dilambung itu pindah ke bagian perut kanan bawah.
Pemicu peradangan bukan semata-mata makanan, sebenarnya yang menimbulkan peradangan usus buntu adalah penyumbatan disusu buntu.Orang bilang makan biji-bijian, betul memang tapi bukan pemicu tunggal. yang paling sering adalah kotoran kita sendiri yang bentuknya keras.
Seharusnya di suus besar bagian bawah sisa makanan masih dalam bentuk cair, kalau bentuknya keras dan butiran akan masuk ke usus buntu lalu tersumbat didalamnya karena usus buntu tidak memiliki daya pompa seperti usus besar . Jadi ketika ada benda asing masuk ke dalamnya makan akan tetap diam di tempat.
Tanda-Tanda Usus Buntu
Usus buntu atau appendicitis merupakan peradangan pada usus buntu, yaitu sebuah usus kecil yang berbentuk jari yang melekat pada usus besar di sebelah kanan bawah rongga perut. Penyakit usus buntu dapat diderita oleh setiap orang dan dari berbagai usia. Banyak ditemukan anak usia dibawah dua tahun juga bisa menderita penyakit usus buntu.
Penyebab umum penyakit usus buntu yaitu adanya benda kecil dan keras (faecaliths) yang berada di appendix dan tidak bisa keluar. Pada kebanyakan kasus, peradangan dan infeksi usus buntu didahului oleh adanya penyumban di dalam usus buntu. Bila peradangan berlanjut tanpa pengobatan, usus buntu bisa pecah.
Usus buntu yang pecah bisa menyebabkan :
- Masuknya kuman usus ke dalam perut, menyebabkan peritonitis, yang bisa berakibat fatal
- Terbentuknya abses
- Pada wanita, indung telur dan salurannya bisa terinfeksi dan menyebabkan penyumbatan pada saluran yang bisa menyebabkan kemandulan
- Masuknya kuman ke dalam pembuluh darah (septikemia), yang bisa berakibat fatal.
- Terbentuknya abses
- Pada wanita, indung telur dan salurannya bisa terinfeksi dan menyebabkan penyumbatan pada saluran yang bisa menyebabkan kemandulan
- Masuknya kuman ke dalam pembuluh darah (septikemia), yang bisa berakibat fatal.
Berikut ini merupakan tanda dan gejala-gejala usus buntu :
- Tanda yang paling utama adalah adanya keluhan nyeri pada perut yang sering terjadi dan semakin lama akan semakin memburuk
- Rasa nyeri tersebut mulai menjalar ke sekitar pusat, kemudian berpindah ke sisi kanan bawah
- Tidak nafsu makan
- Muntah
- Sembelit
- Jika kaki dilipat lalu di tekan ke dinding perut akan terasa sakit yang menusuk
- Rasa nyeri tersebut mulai menjalar ke sekitar pusat, kemudian berpindah ke sisi kanan bawah
- Tidak nafsu makan
- Muntah
- Sembelit
- Jika kaki dilipat lalu di tekan ke dinding perut akan terasa sakit yang menusuk
Penyembuhan Usus Buntu
Radang usus buntu akibat dari infeksi yang terjadi pada usus buntu. Gejala penyakit ini adalah sakit perut. Sakit perut yang dirasakan biasanya di perut bagian bawah sebelah kanan.
Gejala Usus buntu :
- Mual dan muntah
- Nyeri pada perut kanan bawah dan nyeri bertambah hebat saat ditekan
- Nyeri pada awalnya di ulu hati atau diatas pusar yang selanjutnya turun dan menetap di perut kanan bawah
- Nyeri perut kanan bawah tambah parah saat batuk, bersin, bergerak atau menarik nafas dalam.
- Demam ringan.
- Diare, susah buang air besar dan susah buang angin.
- Hilangnya selera makan.
- Perut bengkak.
- Nyeri pada perut kanan bawah dan nyeri bertambah hebat saat ditekan
- Nyeri pada awalnya di ulu hati atau diatas pusar yang selanjutnya turun dan menetap di perut kanan bawah
- Nyeri perut kanan bawah tambah parah saat batuk, bersin, bergerak atau menarik nafas dalam.
- Demam ringan.
- Diare, susah buang air besar dan susah buang angin.
- Hilangnya selera makan.
- Perut bengkak.
Radang usus buntu terjadi jika lubang yang menghubungkan usus buntu dengan usus besar tersumbat. Penyumbatan dapat terjadi karena lendir yang menebal atau masuknya benda keras. Lendir atau benda keras ini lama kelamaan akan mengeras dan menyumbat lubang usus buntu. Selanjutnya bakteri yang secara alami berada dalam usus buntu menginfeksi dinding usus buntu. Infeksi inilah yang menyebabkan usus buntu meradang dan menimbulkan rasa sakit.
Pemeriksaan yang harus dilakukan jika terjadi gejala usus buntu adalah pemeriksaan laboratorium pada darah dan urin, untuk memperlihatkan adanya peningkatan jumlah sel darah putih. Pemeriksaan akan semakin lengkap dan terarah bila dilakukan pemeriksaan foto rontgen dada dan perut serta pemeriksaan USG perut. Tindakan pengobatan satu-satunya yang akan dilakukan untuk mengobati radang usus buntu adalah dengan membuang usus buntu yang meradang melalui tindakan operasi. Tentunya tindakan operasi dilakukan setelah melakukan observasi kondisi penderita sekitar 8-12 jam (penderita yang akan dioperasi harus berpuasa makan dan minum sekitar 6-8 jam agar tidak muntah ketika dibius), mendapat masukan pemeriksaan laboratorium dan rontgen penderita agar diagnosa tepat serta akurat.
Berikut ini adalah ramuan pendukung penyembuhan usus buntu :
Bahan-Bahan :
- 60 gram krokot
- 60 gram daun jombang
- 3 gelas air
- 60 gram daun jombang
- 3 gelas air
Cara Pemakaian :
- Krokot dan daun jombang direbus dengan 3 gelas air
- Ramuan ini diminum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas
- Ramuan ini diminum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas
Posted in Gejala Usus Buntu | Tagged biaya operasi usus buntu, biaya operasi usus buntu 2010, cara mencegah usus buntu, cara mengobati usus buntu, fungsi usus buntu, mencegah usus buntu, operasi usus buntu, pasca operasi usus buntu, pencegahan usus buntu, penyembuhan usus buntu, usus buntu tanpa operasi | Leave a comment
Usus Buntu
Penyakit usus buntu atau dalam istilah kedokteran disebut appendicitis adalah akibat tersumbatnya muara usus buntu oleh berbagai hal seperti cacing, kotoran penderita yang mengering, biji jambu batu, biji cabe, tumor usus, dan lain sebagainya. Sumbatan tersebut meyebabkan produksi lendir usus buntu tidak tersalurkan ke usus besar, dan berakibat pada pembengkakan serta terjadinya infeksi di usus buntu. Dari namanya memang usus buntu hanya mempunyai satu saluran pembuangan, yaitu ke usus besar, jadi jika saluran itu tersumbat produksinya akan bertumpuk. Pembengkakan dan infeksi usus buntu menyebabkan penyakit radang usus buntu yang dapat bersifat akut atau kronis. Bila tidak segera diatasi akan berakibat pada pecahnya usus buntu dan berakhir dengan kematian.
Gejala awal usus buntu mirip dengan sakit lambung/maag yakni nyeri hebat di sekitar pusat atau sekitarnya, arah nyeri bergantung pada posisi usus buntu. Rasa nyeri di sekitar pusat biasanya disebabkan oleh radang usus buntu yang arahnya mendekati pusat. Biasanya rasa nyeri akan disertai muntah pada hari pertama. Pada kasus radang usus buntu yang akut, dalam waktu 2-12 jam, rasa nyeri akan beralih pada daerah kanan bawah yang bersifat menetap, dan semakin hebat nyerinya bila batuk atau berjalan. Daerah tersebut dikenal sebagai titik Mc Burney.
Selain itu bila kaki kanan ditekuk hingga lutut menyentuh dinding perut, maka rasa nyeri di daerah Mc Burney akan semakin meningkat, hal ini dikenal sebagai perasatTredelenburg dan sangat khas bagi radang usus buntu yang akut.

Gambar Usus Buntu
Biasanya penderita radang usus buntu tidak disertai demam tinggi, kadang timbul rasa mual dan hilangnya nafsu makan penderita. Bahkan pada penderita radang usus buntu kronis biasanya tidak ditemukan tanda-tanda demam dan tidak didapatkan nyeri di titikMc Burney. Penderita bisa menderita mencret, namun bisa juga sulit buang air besar, sehingga gejala kelainan pencernaan tidak dapat menjadi patokan gejala radang usus buntu.
Pada tahap awal, dapat saja penyakit usus buntu didiagnosa sebagai penyakit maag karena hanya berupa nyeri perut, rasa mual, muntah dan perut kembung. Gejala radang usus buntu dapat saja tersamar dan tidak terdeteksi yang biasanya diakibatkan pemakaian antibiotik tanpa resep dokter atau karena kondisi tubuh penderita yang kuat. Terkadang gejala radang usus buntu berubah mirip dengan ileus obstuktif atau penyakit radang perut akut (dikenal sebagai masuk angin duduk dikalangan orang awam).
Biasanya penderita radang perut akut datang dengan perut dalam keadaan membesar sakit, kembung, tidak bisa kentut, tidak bisa buang air besar, nyeri pada perut dan tidak terdapat nyeri di titik Mc Burney. Pada pemeriksaan jasmani di dapatkan gerak usus yang menurun frekuensinya, bahkan gerak usus dapat menghilang. Bila radang usus buntu telah mulai membusuk atau pecah, biasanya didapatkan nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh dinding perut.
Langganan:
Postingan (Atom)